Kedatangan Saudara Tua : Luka Semakin Menganga

Arif Rahmawan May 03, 2013
japan-flagPerlawanan demi perlawanan telah dilakukan oleh putra-putri Nusantara. Darah telah tumpah membasahi bumi pertiwi. Tapi tak mudah mengusir bangsa Belanda dari bumi Nusantara.

Meski kekalahan mendera, tapi putra-putri Nusantara pantang putus asa. Biarlah gugur di medan perang. Ini wujud ikhtiar kami melawan melawan penindasan bangsa Belanda.

Hingga akhirnya fajar kemenangan menjelang.

Datanglah bantuan dari negeri matahari terbit. Dengan ramah orang-orang berkulit kuning itu mengatakan bahwa mereka adalah saudara tua yang akan menolong nusantara dari penindasan Belanda. Mereka adalah Cahaya Asia.

Dan benarlah, akhirnya Belanda diusir oleh Saudara Tua.

Hari hari berikutnya Saudara Tua tinggal bersama di bumi nusantara. Tapi apa yang terjadi, ternyata Saudara Tua adalah musang berbulu domba. Saudara Tua sama jahatnya dengan Belanda.

Saudara Tua ternyata juga menghendaki harta karun nusantara. Bukan hanya itu Saudara Tua juga bermaksud menjadikan putra-putra nusantara sebagai mesin perang menghadapi musuh mereka, Sekutu. Mereka melatih pemuda-pemuda agar siap berperang.

Perlakuan Saudara Tua terhadapa penduduk Nusantara sungguh di luar dugaan, Saudara Tua bertindak lebih kejam dibanding Belanda.

Kerja paksa yang dikenal dengan nama Romusha berlangsung secara lebih sadis dibanding kerja paksa zaman Belanda. Sering tanpa alasan jelas, tentara Jepang membunuhi para pekerja. Tentara Saudara Tua sering membiarkan para pekerja tanpa makan minum, hingga akhirnya mereka meninggal dunia karena kelaparan. Tubuh-tubuh para pekerja yang sudah menjadi jenazah dibuang begitu saja di rawa-rawa.

Perlakuan Saudara Tua terhadap perempuan nusantara juga sangat tidak manusiawi. Harga diri perempuan Indonesia diinjak-injak oleh Saudara Tua.

Jikapun ingin mengumpat, tak ada lagi umpatan yang bisa mewakili kekejaman saudara Tua.

Langit Nusantara semakin mendung. Wajah pertiwi semakin muram.

Kedatangan Saudara Tua telah mengakibatkan Luka Semakin Menganga.....

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »