Sejarah Tentara - Resensi Buku

Arif Rahmawan June 27, 2013
67758_S
Judul: Sejarah Tentara - Munculnya Bibit-bibit Militer di Indonesia Masa Hindia Belanda sampai Awal Kemerdekaan Indonesia

Penulis: Petrik Matanasi

Penerbit: Narasi

Tahun: 2011

Tebal:  199  halaman

Harga: Rp50.000,00

Sejarah Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak bisa dilepaskan dari pengaruh dua negara yang pernah menjajah Indonesia yakni Belanda dengan Koninklijk Nederlandsche Indische Leger (KNIL) dan Jepang dengan Pembela Tanah Air (PETA). Sedikit banyak postur TNI kita hari ini pun merupakan hasil didikan KNIL maupun PETA. Meskipun tidak semuanya, budaya-budaya yang saat ini berlaku di tubuh TNI banyak dipengaruhi KNIL maupun PETA.

Sejarah Tentara - Munculnya Bibit-bibit Militer di Indonesia Masa Hindia Belanda sampai Awal Kemerdekaan Indonesia karya Petrik Matanasi bercerita tentang sejarah panjang pembentukan TNI dimulai dari berdirinya KNIL, PETA sampai awal kemerdekaan Indonesia.

Sejarah TNI bermula dari Berakhirnya perang Jawa. Dengan cara licik, perlawanan Pangeran Diponegoro diakhiri. Perang yang berlangsung dari 1825-1830 tersebut telah membuat Belanda menerima pelajaran penting, Hindia Belanda harus memiliki pasukan yang menjaga keamanan dan ketertiban Hindia Belanda.

Gubernur Jenderal saat itu, Van Den Bosch segera membentuk pasukan bernama Oost Indische Leger (Tentara Hindia Timur).  Pada tahun 1836, nama pasukan tersebut diubah menjadi Koninklijk Nederlandsche Indische Leger (KNIL). KNIL beranggotakan orang orang Belanda dan bangsa pribumi. Agar pribumi tidak memiliki persatuan, maka Belanda membagi KNIL pribumi berdasarkan suku; Suku Jawa, Sunda, Ambon dan Manado.

Selain itu bangsa pribumi juga tidak pernah menempati pangkat tertinggi, mereka selalu ditempatkan dalam pangkat terendah.

KNIL saat itu dianggap rendah oleh sebagian besar rakyat Indonesia. Mereka disebut Kompeni, sosok tentara bayaran yang rela mengkhianati bangsa sendiri. Tetapi orang-orang yang terdaftar sebagai anggota KNIL tak begitu ambil pusing, karena bayaran yang didapat oleh serdadu KNIL sangat besar artinya bagi mereka. Kelak keanggotaan mereka selama menjadi KNIL sangat bermanfaat terhadap proses berdirinya TNI.

Tokoh-tokoh KNIL yang akhirnya mengukir sejarah dalam pembentukan TNI adalah  A.H Nasution, Oerip Sumoharjo, Alex Kawilarang.

Pada tahun 1942, Jepang mulai menduduki wilayah nusantara. Untuk mempertahankan tanah jajahannya Jepang mendirikan  Pembela Tanah Air (PETA). Para tentara KNIL yang berpangkat rendah pun masuk ke PETA. Mereka yang tergabung dalam PETA antara lain, Supriyadi dan Jenderal Sudirman.

Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, maka dibentuklah BKR. Kemudian nama BKR diubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat. Nama tersebut berubah-ubah hingga menjadi TNI.

Buku karya Petrik Matanasi ini sangat bermanfaat bagi rakyat Indonesia yang tidak ingin ikut arus dalam menerima informasi yang beredar tentang TNI.

sumber gambar : http://yes24.co.id/Upload/ProductImage/bukuseru/67758_S.jpg

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »