Runtuhnya Hindia Belanda

Arif Rahmawan July 14, 2013
runtuhnya hindia belanda

Tak pernah terbayangkan bahwa koloni yang dikuasai selama 350 tahun akan berakhir dengan tragis. Impian untuk hidup selamanya di tanah pilihan Tuhan akhirnya pupus sudah.

Belanda harus merelakan tanah yang menjadi tulang punggung kerajaan Belanda berpindah tangan menjadi milik Jepang.

Nyamannya hidup di bumi nusantara membuat Belanda buta terhadap perkembangan teknologi militer Jepang. Belanda tidak menyadari bahwa tanah jajahannya telah menjadi incaran bangsa lain untuk direbut. Hanya dengan mengandalkan KNIL, Belanda sangat percaya diri dengan berbagai ancaman terhadap Hindia Belanda. KNIL yang hanya mampu menindas dan melawan para pejuang lokal ternyata tak berdaya ketika menghadapi gempuran tentara Jepang.

Hingga akhirnya pada tahun 1941, Jepang dengan armadanya yang paling unggul saat itu melakukan serangan ke berbagai wilayah di dunia. Tujuan mereka adalah merebut wilayah jajahan Belanda dan Inggris di Asia Tenggara. Secara terencana Jepang mengerahkan armadanya, tidak hanya untuk menyerang wilayah Asia Tenggara, pada tanggal 7 Desember 1941 secara mengejutkan Jepang juga melancarkan serangan ke Pearl Harbour, Amerika Serikat. Serangan ini bertujuan untuk melumpuhkan kekuatan Amerika Serikat agar tidak turut campur membantu sekutunya yaitu Inggris dan Belanda.

Pada bulan yang sama, tentara Jepang mulai masuk ke Hindia Belanda. Jepang masuk ke Hindia Belanda melalui pendaratan pantai dan juga melalui udara. Panjangnya garis pantai Hindia Belanda tak mampu dijaga dengan sempurna oleh tentara KNIL.

Pada kurun waktu 1941-1943 tanah Hindia Belanda menjadi medan pertempuran bagi Jepang dan Hindia Belanda.  Sementara penghuni aslinya semakin tak mengerti apa yang sedang terjadi, mengapa  tanah yang diwariskan oleh Tuhan kepada mereka ternyata menjadi lahan sengketa antara dua negara. Baik Jepang maupun Belanda rela mati-matian memperebutkan Hindia Belanda. Dua negara tersebut rela mati demi tanah yang bukan miliknya.

Buku Runtuhnya Hindia Belanda ini yang isinya tidak terlalu tebal tetapi cukup membuka tabir sejarah keruntuhan Hindia Belanda. Paling tidak memberikan bisikan kepada generasi muda Indonesia, bahwa tanah yang mereka pijak pernah menjadi lahan rebutan antara Jepang dan Belanda. Bahkan apa yang dilakukan oleh Jepang kala itu, sepadan dengan kepentingan bisnis mereka di Indonesia hingga hari ini.

Hari ini pun perebutan wilayah nusantara sedang terjadi, bukan hanya melibatkan dua negara tapi banyak negara .

 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »