Leo Kristi

Arif Rahmawan October 14, 2013
Tahun 2013, Di sebuah forum diskusi bulanan bernama Mocopat Syafaat yang saya tonton melalui youtube, Kiai Kanjeng membawakan sebuah lagu yang liriknya begitu indah.

......

Kalau ke kota esok pagi sampaikan salam rinduku
Katakan padanya pdi padi telah kembang
Ani ani seluas padang roda gilang berputar putar
Siang malam tapi bukan kami punya

......

Tanah pusaka tanah yang kaya
Tumpah darahku disana kuberdiri
Di sana kumengabdi dan mati dalam cinta yang suci

........

Setelah lagu usai, Cak Nun sang pengasuh diskusi, mengatakan bahwa lagu tersebut milik Leo Kristi berjudul Salam Dari Desa.

Siapa pula Leo Kristi itu? Selama sekitar tiga Dasawarsa kehidupan saya, baru saat itu saya mendengar nama tersebut.

Ternyata nama tersebut memang tak begitu cemerlang di industri musik Indonesia. Belakangan saya tahu bahwa beliau adalah seorang Trobodaur (musisi jalan-jalan). Beliau mengibarkan bendera sendiri di luar industri musik. Mencipta lagu dan memainkan musik sekehendak hatinya.

Meskipun demikian, sungguh saya baru menemukan lirik-lirik lagu yang benar-benar elok. Seelok butir-butir padi yang menguning menunggu dipanen para petani.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »