Tes Psikologi Bagi Pencari SIM A dan SIM C

Arif Rahmawan November 19, 2014

Jumlah kendaraan bermotor baik mobil penumpang maupun sepeda motor di Indonesia kian hari kian bertambah. Berdasarkan data Korp Lalu Lintas Republik Indonesia, jumlah kedua jenis kendaraan bermotor tersebut pada tahun 2014 ini masing-masing naik 11 persen dari tahun 2013. Sepeda Motor berjumlah 86,253 juta unit. Sedangkan mobil penumpang berjumlah 10,54 Juta unit.


Sebenarnya tanpa melihat data statistik resmi dari POLRI, hanya cukup duduk sekian menit di tepi jalan raya di kota kecil seperti Purwodadi, saya pun tahu bahwa jumlah kedua jenis kendaraan tersebut memang mengalami kenaikan.


Akibat nyata bagi pertambahan sepeda motor tersebut salah satunya adalah semakin sesaknya jalan raya. Sesaknya jalan raya menimbulkan kemacetan dan juga laju kendaraan menjadi tidak lancar. Saat itulah dituntut kesabaran bagi para pengendara. Mengingat ,para pengendara  memiliki bermacam-macam karakter. Ada yang emosional, ada yang kurang sabar, ada yang sabar dan lain-lain. Ditambah lagi, tidak semua pengendara memiliki Surat Izin Mengemudi, terutama pengendara Sepeda motor.


Di jalanan, banyak kita lihat anak-anak SMP bahkan SD sudah mengendarai sepeda motor, padahal berdasarkan Peraturan Pemerintah no 44 tahun 1993 Pasal 211, "Untuk mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki surat izin mengemudi."


Jika peraturan ini benar-benar ditegakkan, kemungkinan besar jumlah kendaraan yang beredar di jalan raya akan berkurang. Akan banyak kendaraan yang ditilang.  Akan tetapi pihak Kepolisian mungkin memiliki kebijakan dalam menerapkan Peraturan maupun Undang-undang.


Salah satu kebijakan yang akan dilaksanakan oleh Ditlantas Polda Jawa Tengah adalah  Uji Tes Psikologi bagi para pencari SIM A dan SIM C. Tes tersebut akan mulai dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2014. Diharapkan, adanya tes tersebut akan mengurangi angka kecelakaan di jalan raya. Hasil dari tes tersebut adalah pengendara yang sudah lolos tes Psikologi, sehingga tidak grusa-grusu saat berada di jalan raya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »