Sejarah Hari Guru Nasional 25 November

Arif Rahmawan November 16, 2015
Selain disibukkan dengan kegiatan UKG 2015, pada bulan November ini, Guru di Indonesia akan memeringati hari Guru Nasional yang jatuh pada setiap tanggal 25 November. Untuk itu agar peringatan tersebut agak lebih bermakna, para Guru perlu mengetahui sejarah Guru di Indonesia.

Prakemerdekaan

Sejarah guru di Indonesia dimulai sejak zaman kolonial Belanda.  Pada tahun 1912 di bawah pemerintahan kolonial Belanda, para tokoh yang berkecimpung dalam dunia pendidikan mendirikan sebuah organisasi profesi yang diberi nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Organisasi guru ini memiliki anggota dari berbagai aktivis pendidikan meliputi Guru Bantu, GUru Desa, Mantri Guru (Kepala Sekolah) dan penilik sekolah yang bekerja di sekolah-sekolah tanah air.

Seiring dengan semakin tingginya semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meraih kemerdekaan, organisasi ini berkembang pesat . Pada 1932 organisasi ini berubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI).

Pascakemerdekaan

Momentum proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang  juga dimanfaatkan para pegiat pendidikan tanah air. Mereka yang tergabung dalam PGI menyelenggarakan Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24 - 25 November 1945. Kongres yang berlangsung selama dua hari di kota Surakarta ini melahirkan ikrar untuk mendukung NKRI. Dalam kongres itu pula nama organisasi PGI diubah lagi menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia.
Logo PGRI

Dalam artikel yang tertulis  disitus resmi PGRI, karena jasa dan perjuangan yang telah dilakukan oleh para guru di tanah air, maka Pemerintah RI melalui Kepres No 78 Tahun 1994 menetapkan tanggal berdirinya PGRI sebagai Hari Guru Nasional.

Keppres itu juga diperkuat dengan lahirnya Undang-undang  Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang menetapkan tanggal 25 November setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Guru Nasional, yang kerap diperingati bersamaan dengan ulang tahun PGRI.

dari berbagai sumber


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »