Inilah Tarif Penerbitan SIM Berdasar Peraturan Pemerintah

Arif Rahmawan March 07, 2016
Menurut anda berapakah tarif penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM )?

Ternyata tarif penerbitan SIM ditentukan bukan menurut anda atau tetangga anda, tetapi menurut pemerintah. Tentu saja pemerintah yang kami maksud adalah Pemerintah Republik Indonesia, bukan pemerintah Malaysia apalagi pemerintah Amerika Serikat.

Tarif penerbitan SIM tertulis dengan jelas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010
Tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada
Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Penjelasan tarif tersebut dimulai dari  Pasal 1 ayat 1 yang berbunyi :

Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia meliputi penerimaan dari:
a. penerbitan Surat Izin Mengemudi;
b. pelayanan ujian keterampilan mengemudi melalui simulator;
c. penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan;
d. penerbitan Surat Tanda Coba Kendaraan;
e. penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor;
f. penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor;
g. penerbitan Surat Mutasi Kendaraan Ke Luar Daerah;
h. penerbitan Surat Izin Senjata Api dan Bahan Peledak;
i. penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian;
j. penerbitan Surat Keterangan Lapor Diri;
k. penerbitan Kartu Sidik Jari (Inafis Card); dan
l. denda pelanggaran lalu lintas.

lalu ayat 2 yang berbunyi, 

Jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a sampai dengan huruf k adalah sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran Peraturan Pemerintah ini.

Dan di bawah ini ringkasan lampiran Peraturan Pemerintah tersebut yang ada hubungannya dengan tarif penerbitan SIM : 

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Regident Pengemudi 

SIM Golongan A 
Baru  Rp120.000 
Perpanjangan Rp80.000 

SIM Golongan B I 
Baru Rp120.000 
Perpanjangan Rp80.000 

SIM Golongan B II 
Baru Rp120.000 
Perpanjangan Rp80.000 

SIM Golongan C 
Baru Rp100.000 
Perpanjangan Rp75.000 

SIM Golongan D 
Baru Rp50.000 
Perpanjangan Rp30.000 

Internasional (dulu dibuat di IMI)
Baru Rp250.000 
Perpanjangan Rp225.000 

Klinik mengemudi 
Baru Rp50.000 
Perpanjangan Rp50.000 

PNBP Regident Kendaraan Bermotor   

STNK 
Roda 2 & 3 Rp50.000 
Roda 4 / < Rp75.000 
Pengesahan Rp. 0,-

STCK 
Roda 2 & 3 Rp25.000 
Roda 4 / < Rp25.000 

TNKB 
Roda 2 & 3 Rp30.000 
Roda 4 / < Rp50.000 

BPKB Baru 
Roda 2 & 3 Rp80.000 
Roda 4 / < Rp100.000 

BPKB Balik Nama (dulu tidak ada)
Roda 2 & 3 Rp80.000 
Roda 4 / < Rp100.000 

Mutasi kendaraan (dulu tidak ada)
Roda 2 & 3 Rp75.000 
Roda 4 / < Rp75.000 

Berlaku mulai tanggal 26 Juni 2010 

sumber : 
Hukum Online

AKP I Nyoman Bratasena

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments
March 12, 2016 at 9:48 PM delete

itu sudah tertulis di kantor polisi,tapi untuk praktek gak kaya gitu..memperpanjang bukan 75.000,harus cek kesehatan Rp 20.000 terus baru lanjut ke dalam,nah di dalam coba aja nanya benar gak Rp 75.000 bayarnya.

Reply
avatar